Jumat, 18 Juni 2010

GRUP A : URUGUAY




Uruguay adalah salah satu dari sedikit negara yang berhasil menuai sukses di turnamen internasional macam Piala Dunia. Negara berpenduduk tak lebih dari tiga juta itu pernah dua kali menjuarai Piala Dunia dalam sejarah keikutsertaannya yakni pada Piala Dunia 1930 dan 1950.

Namun pamor Uruguay perlahan-lahan mulai meredup. Pasca menjadi juara dunia pada 1950, hasil terbaik Uruguay hanya menduduki peringkat keempat di Piala Dunia 1970. Selebihnya, enam kali mereka gagal lolos kualifikasi dan tiga kali selalu terhenti di putaran pertama turnamen.

Oscar Tabarez ditunjuk sebagai pelatih guna membenahi skuad yang pernah juarai Copa America sebanyak 14 kali itu. Tugas awal Tabarez adalah meloloskan La Celeste ke Afrika Selatan. Dan El Maestro -- julukan Tabarez -- berhasil menjalankannya, walaupun tidak mulus-mulus amat.

Sama seperti empat tahun silam, Uruguay juga tidak otomatis lolos dari babak kualifikasi dan harus melakoni pertandingan playoff. Jika terakhir mereka digagalkan Australia, kali ini Diego Forlan dkk berhasil memenangi persaingannya dengan wakil CONCACAF, Kosta Rika lewat kemenangan aggregat 2-1.

Gabungan antara pemain muda dan pemain senior seperti Diego Lugano serta beberapa pemain top yang berlaga di liga-liga utama Eropa semacam Forlan membuat Uruguay pantas untuk diwaspadai lawan. Diharapkan dengan komposisi tim yang cukup mumpuni ini, Uruguay mampu menembus babak knock out yang pertama dalam 20 tahun terakhir.

Oscar Tabarez


Data Tim
Julukan: La Celeste, La Celeste Olimpica

Konfederasi: CONMEBOL

Kapten: Diego Lugano

Caps Terbanyak: Rodolfo Rodriguez (79)

Top Skorer: Hector Scarone (31)

Penampilan di Piala Dunia: 10 kali (Pertama pada 1930)

Prestasi Tim

- Juara Piala Dunia (2): 1930 dan 1950
- Juara Copa Amerika (3): 1983, 1987, 1995
- Juara Piala Konfederasi: -


DAFTAR PEMAIN
No Pos Nama Pemain Umur Caps Gol Asal Klub
1 GK Fernando Muslera 24 6 0 Lazio
12 GK Juan Castillo 22 11 0 Deportivo Cali
23 GK Martin Silva 27 1 0 Defensor Sporting
2 DF Diego Lugano 29 42 4 Fenerbahce
3 DF Diego Godin 24 28 3 Villarreal
4 DF Jorge Fucile 25 24 0 Porto
6 DF Mauricio Victorino 27 4 0 Univ de Chile
16 DF Maximiliano Pereira 26 37 0 Benfica
19 DF Andrees Scotti 34 26 1 Colo Colo
22 DF Martin Caceres 23 19 0 Juventus
5 MF Walter Gargano � � � �
8 MF Sebastian Eguren � � � �
11 MF Alvaro Pereira � � � �
14 MF Nicolas Lodeiro � � � �
15 MF Diego Perez � � � �
17 MF Edigio Arevalo � � � �
18 MF Ignacio Gonzalez � � � �
20 MF Alvaro Fernandez � � � �
7 FW Edison Cavani � � � �
9 FW Luis Suarez � � � �
10 FW Diego Forlan � � � �
13 FW Sebastian Abreu � � � �
21 FW Sebastian Fernandez

GRUP A : MEXICO




Meksiko selalu difavoritkan lolos sebagai wakil dari zona CONCACAF ke setiap putaran final Piala Dunia. Hanya pada Italia 1990 Aztecas tidak lolos kualifikasi. Para pendukung yakin Meksiko akan meraih prestasi tinggi di Piala Dunia karena punya generasi pemain baru yang sangat menjanjikan.

Dengan skuad yang disebut-sebut dengan Generasi Emas, juara Piala Dunia U-17 di Peru tahun 2005 dan perempat finalis Piala Dunia U-20 di Kanada, itulah saat puncak bagi sepakbola Meksiko.
Mereka cukup bagus mengawali langkah di bawah pelatih Jesus 'Chucho' Ramirez, pelatih yang menggantikan Hugo Sanchez. Meksiko menang agregat 9-0 atas Belize sehingga berhak tampil di fase ketiga.

Di fase yang menggunakan sistem grup, Meksiko bergabung dengan Jamaika, Kanada dan Honduras. Chucho dilengserkan dan pelatih kelas dunia Sven Goran Eriksson dipilih untuk meracik strategi tim 'Aztek'.

Setelah berjalan 10 bulan dan memainkan 13 pertandingan di kursi panas pelatih Meksiko, pelatih asal Swedia itu dipecat dan digantikan pelatih kawakan Javier 'El Vasco' Aguirre yang pernah menangani timnas di Korea-Jepang 2002. Sven dianggap gagal karena Meksiko kalah dua kali dari AS dan Honduras di fase terakhir yang berisikan enam negara.

Sebelumnya mantan pelatih Lazio itu diberi kesempatan di saat Meksiko nyaris tak tampil di Afsel. Sebab, ia hanya sanggup membawa Meksiko jadi runner up grup di bawah Honduras di klasemen akhir fase ketiga penyisihan grup. Mereka unggul selisih gol dengan Jamaika yang sama-sama mendapat poin 10.

Bos baru ini memanggil Rafael Marquez (Barcelona), Carlos Salcido (PSV Eindhoven) dan duet Stuttgart Pavel Pardo dan Ricardo Osorio untuk menjaga kans tampil di Afsel. Ia juga mengajak sejumlah pemain muda yang sudah lama menjadi headline di pers Meksiko, diantaranya Andres Guardado (Deportivo La Coruna), Nery Castillo (Shakhtar Donetsk), Giovani dos Santos (Tottenham) dan Guillermo Ochoa (America).

Meksiko tidak sia-sia memilih Aguirre sebagai pelatih. Meski tersisa satu partai, El Tri menjadi tim pertama dari Zona Concacaf yang memesan tiket ke Afrika Selatan setelah melumat El Salvador 4-1. Di klasemen akhir Meksiko berada di bawah AS dengan selisih satu poin.

Javier Aguirre



Data Tim

Julukan: El Tri

Konfederasi: CONCACAF

Kapten: Rafael Marque.

Caps Terbanyak: ClaudioSuarez (178)

Top Skorer: Jared Borgetti (46)

Penampilan di Piala Dunia: 13 kali (Pertama pada 1930)

Ranking FIFA: 17

Prestasi

- Juara Piala Dunia: -
- Juara Gold Cup (8): 1965, 1971, 1977, 1993, 1996, 1998, 2003, 2009
- Juara Piala Konfederasi: -


DAFTAR PEMAIN
No Pos Nama Pemain Umur Caps Goal Asal Klub
1 GK Oscar Perez
37
52
0 Jaguares
13
GK Guillermo Ochoa 24 37
0 America
23
GK Luis Michel
31 4 0
Chivas
2 DF Francisco Rodriguez
28 48 1 PSV
3 DF Carlos Salcido
30 73 6 PSV
4 DF Rafael Marquez
31 90 10 Barcelona
5 DF Ricardo Osorio
30 76 1 Stuttgart
12 DF Paul Aguilar
24 10 2 Pachuca
15 DF Hector Moreno
22 10 0
AZ Alkmaar
16 DF Efrain Juarez
22 19 0
UNAM
19 DF Jonny Magalon
28 52 3 Chivas
6 MF Gerardo Torrado
31 111 5 Cruz Azul
8 MF Israel Castro
29 29 1 UNAM
18 MF Andres Guardado
24 56 8 Deportivo La Coruna
20 MF Jorge Torres
22 8 0 Atlas
7 FW Pablo Barrera
22 21 3 UNAM
9 FW Guillermo Franco
33 21 7 West Ham
10 FW Cuauhtemoc Blanco
37 115 38
Veracruz
11 FW Carlos Vella
21 28 9 Arsenal
14 FW Giovani Dos Santos
21 26 5 Galatasaray
21 FW Adolfo Bautista
31 37 11 Chivas
22 FW Alberto Medina
27 56 6 Chivas

GRUP A : AFRIKA SELATAN





Menjadi tuan rumah Piala Dunia 2010 merupakan sejarah besar dalam persepakbolaan Afrika Selatan (Afsel). Selain dituntut untuk menggelar event terakbar tersebut sesempurna mungkin, mereka wajib menyuguhkan perlawanan keras kepada lawan-lawannya dan bukan seksdar menjadi tim penghibur.

Prestasi tim Bafana Bafana itu sebenarnya tidak buruk-buruk amat. Di level Afrika, Afsel pernah satu kali mengangkat tropi Piala Afrika 1996 dari 7 kali keikutsertaannya. Tidak demikian dengan Piala Dunia. Afsel justru selalu kandas di babak pertama dalam dua kali partisipasinya di tahun 1998 dan 2002. Maka dari itu Afsel yang kini bertindak sebagai host tentunya memiliki motivasi super tinggi untuk unjuk kehebatan.

Hasil beberapa tahun lalu memang belum tentu pas dijadikan ukuran menilai kekuatan Afsel. Jika menilik hasil Piala Konfederasi 2009, Afsel yang finish di tempat keempat berpotensi menebar ancaman.

Steven Pienaar akan menjadi jenderal lapangan tengah yang menentukan irama permainan. Dengan absennya sang top skorer, Benni McCarthy dan melihat penampilannya yang mempesona di Piala Konfederasi yang lalu, Pienaar telah menjadi pemain kunci tim Bafana Bafana. Akan tetapi jangan lupakan Siboniso Gaxa dan Tspeho Masilela. Kedua pemain ini turut berperan vital namun sering lepas dari pengamatan lawan.

Selaku pelatih, Carlos Alberto Parriera akan banyak memberi keuntungan kepada tim. Parriera yang pernah membawa Brasil meraih Piala Dunia 1994 memiliki pengalaman yang kaya yang tentunya akan berkontribusi dalam merevitalisasi Afsel yang menemui banyak rintangan di pertandingan pra Piala Dunia.



Data Tim
Julukan: Bafana Bafana

Konfederasi: CAF

Kapten: Aaron Makoena

Kaps Terbanyak: Aaron Makoena (94)

Top Skorer: Benni McCarthy (32)

Stadion: First National Bank Stadium

Penampilan di Piala Dunia (2): 1998 & 2008
Prestasi Tim
- Juara Piala Dunia: :-
- Juara Afrika: 1996
- Juara Piala Konfederasi: -

DAFTAR PEMAIN

1. Moeneeb Josephs (GK) (ORLANDO PIRATES)
16. Itumeleng Khune (GK) (KAIZER CHIEFS)
22. Shu-Aib Walters (GK) (Maritzburg United)
2. Siboniso Gaxa (DF) (Mamelodi Sundowns)
3. Tsepo Masilela (DF) (Maccabi Haifa)
4. Aaron Mokoena (DF) (Portsmouth)
5. Anele Ngcongca (DF) (Racing Genk)
14. Matthew Booth (DF) (Mamelodi Sundowns)
15. Lucas Thwala (DF) (Orlando Pirates)
20. Bonghani Kumalo (DF) (Supersport United)
21. Siyabonga Sangweni (DF) (Golden Arrows)
6. Macbeth Sibaya (MF) (Rubin Kazan)
7. Lance Davids (FM) (Ajax Cape Town)
8. Siphiwe Tshabalala (MF) Kaizer Chiefs
10. Steven Pienaar (MF) (Everton)
11. Teko Modise (MF) (Orlando Pirates)
12. Reneilwe Letshotolonyane (MF) (Kaizer Chiefs)
13. Kagisho Digkacoi(MF) (Fulham)
19. Suprise Moriri (MF) (Mamelodi Sundowns)
23. Thanduyise Khuboni (MF) (Golden Arrows)
9. Katlego Mphela (FW) (Mamelodi Sundowns)
17. Bernard Parker (FW) (FC Twente)
18. Siyabonga Nomvethe (FW) (Moroka Swallows)

Jadwal Penyisihan Grup Piala Dunia 2010

Grup A

Jumat, 11 Juni 2010
Afrika Selatan v Meksiko, 15:00
Uruguay v Perancis, 19:30

Rabu, 16 Juni 2010
Afrika Selatan v Uruguay, 19:30

Kamis, 17 Juni 2010
France v Meksiko, 12:30

Selasa, 22 Juni 2010
France v Afrika Selatan, 15:00
Meksiko v Uruguay, 15:00

Grup B

Sabtu, 12 Juni 2010
Argentina v Nigeria, 12:30
Korea Selatan v Yunani, 15:00

Kamis, 17 Juni 2010
Argentina v Korea Selatan, 19:30
Yunani v Nigeria, 15:00

Selasa, 22 Juni 2010
Yunani v Argentina, 19:30
Nigeria v Korea Selatan, 19:30

Grup C

Sabtu, 12 Juni 2010
England v USA, 19:30

Minggu, 13 Juni 2010
Algeria v Slovenia, 12:30

Jumat, 18 Juni 2010
England v Aljazair, 19:30
Slovenia v USA, 15:00

Rabu, 23 Juni 2010
Slovenia v England, 15:00
USA v Aljazair, 15:00

Grup D

Minggu, 13 Juni 2010
Jerman v Australia, 15:00
Serbia v Ghana, 19:30

Jumat, 18 Juni 2010
Jerman v Serbia, 12:30

Sabtu, 19 Juni 2010
Ghana v Australia, 12:30

Rabu, 23 Juni 2010
Australia v Serbia, 19:30
Ghana v Germany, 19:30

Grup E

Senin, 14 Juni 2010
Jepang v Kamerun, 15:00
Belanda v denmark, 12:30

Sabtu, 19 Juni 2010
Kamerun v denmark, 19:30
Belanda v Jepang, 15:00

Kamis, 24 Juni 2010
Kamerun v Belanda, 19:30
Denmark v Jepang, 19:30

Grup F

Senin, 14 Juni 2010
Italia v Paraguay, 19:30

Selasa, 15 Juni 2010
Selandia Baru v Slowakia, 12:30

Minggu, 20 Juni 2010
Italia v Selandia Baru, 15:00
Paraguay v Slowakia, 12:30

Kamis, 24 Juni 2010
Paraguay v Selandia Baru, 15:00
Slovakia v Italia, 15:00

Grup G

Selasa, 15 Juni 2010
Brasil v Korea Utara, 19:30
Pantai Gading v portugal, 15:00

Minggu, 20 Juni 2010
Brasil v Pantai Gading, 19:30

Senin, 21 Juni 2010
Portugal v Korea Utara, 12:30

Jumat, 25 Juni 2010
Korea Utara v Pantai Gading, 15:00
Portugal v Brazil, 15:00

Grup H

Rabu, 16 Juni 2010
Honduras v Chili, 12:30
Spanyol v Swiss, 15:00

Senin, 21 Juni 2010
Chili v Swiss, 15:00
Spanyol v Honduras, 19:30

Jumat, 25 Juni 2010
Chili v Spanyol, 19:30
Swiss v Honduras, 19:30

mashalah pada winxp

Saat booting komputer saya tidak bisa masuk ke Windows XP.

Saat booting komputer saya tidak bisa masuk ke Windows XP. Sehingga saat muncul logo windows XP, langsung restart dan itu berlanjut seterusnya seperti itu. Sehingga komputer saya tidak bisa dijalankan seperti biasanya.
Ada dua kemungkinan
1. Komputer anda mengalami crash sehingga XP tidak bisa menjalankan ntloader, atau driver dan hrdware yang terpasang tidak support dengan WinXP atau Motherboard.

2. file userinit.exe tidak ditemukan, ditandai kegagalan pada login (cuma sampe welcome, lagsung 'log off 'lagi)
hal ini bisa disebabkan registry (bagian startup) anda diarahkan oleh virus ketempat lain,
Solusi:
1. Jika terjadi point 1 maka anda harus me-rapair (gunakan cd bootable XP)
2. Jika terjadi point 2 maka anda harus mencari bootable NTFS (cari di google), lalu burning ke CD-ROM, selanjutnya lakukan booting dari CD, copy file userinit.

Cara Mengatasi Komputer Yang Bermasalah

PERBAIKAN (SERVICE) KOMPUTER

Untuk dapat memperbaiki komputer, terlebih dahulu kita harus bisa mendeteksi penyebab kerusakan tersebut

Kerusakan pada komputer dalam garis besarnya dapat dibagi dua, yaitu :

1. Faktor Perangkat Keras (Hardware)
2. Faktor Parangkat Lunak (Software)

Add. 1. Kerusakan pada Faktor Perangkat Keras (Hardware) bisa disebabkan karena :

1. Instalasi hardware belum benar seperti pemasangan kabel, jumper, slot, baut atau skrup dll.
2. Kerusakan pada komponen hardware, seperti Processor, Motherboard, Memory, VGA Card, Hardisk dll.

Add. 2. Kerusakan pada Faktor Parangkat Lunak (Software) bisa disebabkan karena :

1. Kerusakan pada System Operasi
2. Kerusakan pada Program Aplikasi
3. Kerusakan pada Driver

Uraian lebih lanjut mengenai cara mendeteksi kerusakan pada PC dan cara mengatasinya, diuraikan di bawah ini :
CARA MENDETEKSI KERUSAKAN/PERMASALAHAN PADA KOMPUTER

1. Pada saat menekan tombol power, tidak ada tanda power/stroom listrik yang muncul, seperti lampu kontrol/power led, tidak menyala, kipas power supply tidak hidup

Kemungkinan kerusakan

1. Stroom listrik tidak berfungsi

2. Power supply rusak

3. Kabel power swict chasing belum atau salah pasang pada motherboard.

4. Jumper CMOS motherboard salah pasang (dalam posisi clear)

5. Motherboard rusak (mati)

Cara mengatasi

1. Periksa catu daya listrik apakah sudah terpasang dengan baik, stavol sudah berfungsi dengan baik.

2. Cek power supply kalau rusak harus diganti

3. Periksa kabel power swict pada motherboard sudah terpasang dengan benar

4. Periksa jumper CMOS apakah sudah terpasang dengan benar.

5. Periksa/Cek motherboard apakah berfungsi dengan baik/tidak

6. Bila sudah dipastikan penyebabnya, komponen yang rusak harus diperbaiki atau diganti

2. Pada saat menekan tombol power, lampu led menyala, tetapi tidak ada tampilan apapun dilayar monitor

Kemungkinan kerusakan

1. Power supply tidak berfungsi optimal

2. Processor, memory, atau motherboard tidak berfungsi

3. Monitor atau VGA tidak berfungsi

4. Pemasangan kabel power dan kabel data tidak benar

Cara mengatasi

1. Cek power supply apakah sudah berfungsi optimal.

2. Cek Processor, memory, atau motherboard sudah berfungsi baik

3. Cek monitor/VGA sudah befungsi baik

4. Lepas semua kabel power dan kabel data dari posisinya, kemudian caba hidupkan komputer

Bila sudah dipastikan penyebabnya, komponen yang

3. Pada saat menekan tombol power, tampilan yang tampak dimonitor hanya program BIOS, ada pesan “ No System Disk / Invalid System Disk

Kemungkinan kerusakan

1. Ada disket terpasang pada drive A

2. Hardisk tidak dapat berfungsi

3. Belum ada OS

4. Kerusakan pada OS

Cara mengatasi

1. Cek apakah ada disket terpasang pada ploppy, jika ada dikeluarkan kemudian enter.

2. Cek apakah kabel power/data hardisk sudah terpasang dengan baik

3. Cek apakah ada kerusakan hardisk dengan cara detection hardisk pada BIOS, scandisk pada program starupdisk

4. Bila sudah dipastikan penyebabnya, komponen yang rusak harus diperbaiki atau diganti termasuk instal ulang OS.

4. OS tidak bisa louding dengan tampilan normal

Kemungkinan kerusakan

1. Driver tidak bisa berfungsi

2. Kerusakan pada OS

Cara mengatasi

1. Jalankan OS dengan tampilan Safe Mode kemudian jalankan program utilitas, seperti norton utilitas

2. Bila tidak bisa dengan cara di atas lakukan instal ulang OS

5. Tampilan layar monitor tidak normal (tidak seperti biasanya

Kemungkinan kerusakan

1. Setting display pada control panel tidak benar

2. Kerusakan pada VGA atau drivernya

3. Kerusakan pada OS

4. Kerusakan pada monitor

Cara mengatasi

1. Cek setting display pada control panel apakah sudah benar

2. Cek VGA serta drivernya sudah berfungsi dengan baik atau tidak.

3. Periksa monitor apakah ada kerusakan atau tidak

4. Jalankan norton utilitas untuk mendiagnose OS.

5. Bila sudah dipastikan penyebabnya, komponen yang rusak harus diperbaiki atau diganti, termasuk instal ulang.

6. PC sering Hang

Kemungkinan kerusakan

1. Suhu processor terlalu panas.

2. PC terinfeksi virus

3. Kerusakan pada OS

4. Salah satu komponen tidak kompetibel dengan PC

5. Kerusakan pada memory

6. Kerusakan pada hardisk

Cara mengatasi

1. Cek suhu processor bila panas ganti kipas pendinginnya.

2. Coba jalankan Program Norton Ulitilas, Antivirus

3. Coba lepas salah satu komponen PC yang dicurigai.

4. Cek memory apakah berfungsi dengan baik.

5. Cek hardisk dengan scandisk apakah ada bad sector.

6. Bila sudah dipastikan penyebabnya, komponen yang rusak harus diperbaiki atau diganti.

7. Komputer pada saat dipakai sering mati mendadak

Kemungkinan kerusakan

1. Cuk ke power listrik atau stavol longgar

2. Power supply tidak berfungsi baik

3. Suhu PC terlalu panas terutama processor

Cara mengatasi

1. Periksa cuk listrik atau stavol sudah baik

2. Coba cek power supply apakah berfungsi dengan baik.

3. Perbaiki/ganti colling pan/kipas pendingin

4. Bila sudah dipastikan penyebabnya, komponen yang rusak harus diperbaiki atau diganti.

8. Pada saat dihidupkan ada bunyi tit.........tit (panjang) tanpa ada tampilan di layar monitor

Kemungkinan kerusakan

1. Memory tidak berfungsi

Cara mengatasi

1. perbaiki atau pindahkan pasangan memory pada slot memory di motherboard.

2. Kalau tidak bisa cara (1), memory harus diganti kemudian hidupkan kembali PC

9. Pada saat dihidupkan ada bunyi tit...tit... tit...tit (berulang) tanpa ada tampilan di layar monitor

Kemungkinan kerusakan

1. VGA card tidak berfungsi

Cara mengatasi

1. Coba cabut dan pasang kembali dengan baik VGA card pada slot VGA di motherboard.

2. Bila tidak bisa cara (1), ganti VGA card.

10. Cd Rom/Cdrw/Dvd Rom/Floppy disk tidak dapat berfungsi

Kemungkinan kerusakan

1. Cd Rom/Cdrw/Dvd Rom/ Floppy dis belum terinstalasi dengan baik.

2. Driver Cd Rom/Cdrw/ Dvd Rom belum terinstalasi dengan benar

3. CD atau disket yang dipakai rusak

4. Sistem operasi tidak dapat bekerja optimal

5. PC terinfeksi virus

6. Cd Rom/Cdrw/Dvd Rom/ Floppy disk mengalami kerusakan

Cara mengatasi

1. Cek kembali dengan teliti komponen penyebab kerusakan seperti pada kolom (3) kemungkinan kerusakan.

2. Jalankan program anti virus (scan virus)

3. Bila sudah dipastikan foktor penyebabnya lakukan penggantian atau tindakan perbaikan pada bagian yang bermasalah.

11. Kinerja PC mengalami ganggguan (PC tidak bekerja sebagaimana biasanya)

Kemungkinan kerusakan

1. PC terinfeksi virus

2. System Operasi tidak berfungsi optimal

Cara mengatasi

1. Jalankan program anti virus (scan virus), Norton Utilities

2. Lakukan perbaikan setting/konfigurasi OS.

12. Printer tidak bisa mencetak data dengan baik.

Kemungkinan kerusakan

1. Kabel printer belum terpasang dengan benar

2. Driver printer belum diinstal atau disetting dengan benar

3. Kertas belum terpasang dengan baik atau kertas terlalu tebal

4. Ada benda yang tersangkut dalam printer.

5. Printah print tidak benar

6. OS tidak berfungsi dengan baik

7. PC terinfeksi virus

8. Kerusakan pada printar

Cara mengatasi

1. Teliti dengan baik satu-persatu faktor penyebab seperti pada kolom (2), dan bila ditemuklan masalahnya, lakukan perbaikan atau penggantian komponen kemudian coba lakukan print kembali.

13. Scanner tidak bisa scan

Kemungkinan kerusakan

1. Kabel scanner belum terpasang dengan benar

2. Driver scanner belum diinstal atau disetting dengan benar

3. Printah scan tidak benar

4. OS tidak berfungsi dengan baik

5. PC terinfeksi virus

6. Kerusakan pada scanner

Cara mengatasi

1. Teliti dengan baik satu-persatu faktor penyebab seperti pada kolom (2), dan bila ditemukan masalahnya lakukan perbaikan atau penggantian komponen kemudian coba lakukan scan kembali.

14. Keyboard, Mouse tidak berfungsi dengan baik

Kemungkinan kerusakan

1. Kabel Keyboard/Mouse belum terpasang dengan benar

2. Driver Keyboard/Mouse belum diinstal atau disetting dengan benar

3. OS tidak berfungsi dengan baik

4. PC terinfeksi virus

5. Kerusakan pada keyboard/mouse

Cara mengatasi

1. Teliti dengan baik satu-persatu faktor penyebab seperti pada kolom (2), dan bila ditemukan masalahnya, lakukan perbaikan atau penggantian komponen kemudian coba operasikan kembali.

2. Pada mouse perlu bersihkan secara berkala kotoran yang melekat dalam mouse.

Cara Mengatasi Komputer Yang Bermasalah

PERBAIKAN (SERVICE) KOMPUTER

Untuk dapat memperbaiki komputer, terlebih dahulu kita harus bisa mendeteksi penyebab kerusakan tersebut

Kerusakan pada komputer dalam garis besarnya dapat dibagi dua, yaitu :

1. Faktor Perangkat Keras (Hardware)
2. Faktor Parangkat Lunak (Software)

Add. 1. Kerusakan pada Faktor Perangkat Keras (Hardware) bisa disebabkan karena :

1. Instalasi hardware belum benar seperti pemasangan kabel, jumper, slot, baut atau skrup dll.
2. Kerusakan pada komponen hardware, seperti Processor, Motherboard, Memory, VGA Card, Hardisk dll.

Add. 2. Kerusakan pada Faktor Parangkat Lunak (Software) bisa disebabkan karena :

1. Kerusakan pada System Operasi
2. Kerusakan pada Program Aplikasi
3. Kerusakan pada Driver

Uraian lebih lanjut mengenai cara mendeteksi kerusakan pada PC dan cara mengatasinya, diuraikan di bawah ini :
CARA MENDETEKSI KERUSAKAN/PERMASALAHAN PADA KOMPUTER

1. Pada saat menekan tombol power, tidak ada tanda power/stroom listrik yang muncul, seperti lampu kontrol/power led, tidak menyala, kipas power supply tidak hidup

Kemungkinan kerusakan

1. Stroom listrik tidak berfungsi

2. Power supply rusak

3. Kabel power swict chasing belum atau salah pasang pada motherboard.

4. Jumper CMOS motherboard salah pasang (dalam posisi clear)

5. Motherboard rusak (mati)

Cara mengatasi

1. Periksa catu daya listrik apakah sudah terpasang dengan baik, stavol sudah berfungsi dengan baik.

2. Cek power supply kalau rusak harus diganti

3. Periksa kabel power swict pada motherboard sudah terpasang dengan benar

4. Periksa jumper CMOS apakah sudah terpasang dengan benar.

5. Periksa/Cek motherboard apakah berfungsi dengan baik/tidak

6. Bila sudah dipastikan penyebabnya, komponen yang rusak harus diperbaiki atau diganti

2. Pada saat menekan tombol power, lampu led menyala, tetapi tidak ada tampilan apapun dilayar monitor

Kemungkinan kerusakan

1. Power supply tidak berfungsi optimal

2. Processor, memory, atau motherboard tidak berfungsi

3. Monitor atau VGA tidak berfungsi

4. Pemasangan kabel power dan kabel data tidak benar

Cara mengatasi

1. Cek power supply apakah sudah berfungsi optimal.

2. Cek Processor, memory, atau motherboard sudah berfungsi baik

3. Cek monitor/VGA sudah befungsi baik

4. Lepas semua kabel power dan kabel data dari posisinya, kemudian caba hidupkan komputer

Bila sudah dipastikan penyebabnya, komponen yang

3. Pada saat menekan tombol power, tampilan yang tampak dimonitor hanya program BIOS, ada pesan “ No System Disk / Invalid System Disk

Kemungkinan kerusakan

1. Ada disket terpasang pada drive A

2. Hardisk tidak dapat berfungsi

3. Belum ada OS

4. Kerusakan pada OS

Cara mengatasi

1. Cek apakah ada disket terpasang pada ploppy, jika ada dikeluarkan kemudian enter.

2. Cek apakah kabel power/data hardisk sudah terpasang dengan baik

3. Cek apakah ada kerusakan hardisk dengan cara detection hardisk pada BIOS, scandisk pada program starupdisk

4. Bila sudah dipastikan penyebabnya, komponen yang rusak harus diperbaiki atau diganti termasuk instal ulang OS.

4. OS tidak bisa louding dengan tampilan normal

Kemungkinan kerusakan

1. Driver tidak bisa berfungsi

2. Kerusakan pada OS

Cara mengatasi

1. Jalankan OS dengan tampilan Safe Mode kemudian jalankan program utilitas, seperti norton utilitas

2. Bila tidak bisa dengan cara di atas lakukan instal ulang OS

5. Tampilan layar monitor tidak normal (tidak seperti biasanya

Kemungkinan kerusakan

1. Setting display pada control panel tidak benar

2. Kerusakan pada VGA atau drivernya

3. Kerusakan pada OS

4. Kerusakan pada monitor

Cara mengatasi

1. Cek setting display pada control panel apakah sudah benar

2. Cek VGA serta drivernya sudah berfungsi dengan baik atau tidak.

3. Periksa monitor apakah ada kerusakan atau tidak

4. Jalankan norton utilitas untuk mendiagnose OS.

5. Bila sudah dipastikan penyebabnya, komponen yang rusak harus diperbaiki atau diganti, termasuk instal ulang.

6. PC sering Hang

Kemungkinan kerusakan

1. Suhu processor terlalu panas.

2. PC terinfeksi virus

3. Kerusakan pada OS

4. Salah satu komponen tidak kompetibel dengan PC

5. Kerusakan pada memory

6. Kerusakan pada hardisk

Cara mengatasi

1. Cek suhu processor bila panas ganti kipas pendinginnya.

2. Coba jalankan Program Norton Ulitilas, Antivirus

3. Coba lepas salah satu komponen PC yang dicurigai.

4. Cek memory apakah berfungsi dengan baik.

5. Cek hardisk dengan scandisk apakah ada bad sector.

6. Bila sudah dipastikan penyebabnya, komponen yang rusak harus diperbaiki atau diganti.

7. Komputer pada saat dipakai sering mati mendadak

Kemungkinan kerusakan

1. Cuk ke power listrik atau stavol longgar

2. Power supply tidak berfungsi baik

3. Suhu PC terlalu panas terutama processor

Cara mengatasi

1. Periksa cuk listrik atau stavol sudah baik

2. Coba cek power supply apakah berfungsi dengan baik.

3. Perbaiki/ganti colling pan/kipas pendingin

4. Bila sudah dipastikan penyebabnya, komponen yang rusak harus diperbaiki atau diganti.

8. Pada saat dihidupkan ada bunyi tit.........tit (panjang) tanpa ada tampilan di layar monitor

Kemungkinan kerusakan

1. Memory tidak berfungsi

Cara mengatasi

1. perbaiki atau pindahkan pasangan memory pada slot memory di motherboard.

2. Kalau tidak bisa cara (1), memory harus diganti kemudian hidupkan kembali PC

9. Pada saat dihidupkan ada bunyi tit...tit... tit...tit (berulang) tanpa ada tampilan di layar monitor

Kemungkinan kerusakan

1. VGA card tidak berfungsi

Cara mengatasi

1. Coba cabut dan pasang kembali dengan baik VGA card pada slot VGA di motherboard.

2. Bila tidak bisa cara (1), ganti VGA card.

10. Cd Rom/Cdrw/Dvd Rom/Floppy disk tidak dapat berfungsi

Kemungkinan kerusakan

1. Cd Rom/Cdrw/Dvd Rom/ Floppy dis belum terinstalasi dengan baik.

2. Driver Cd Rom/Cdrw/ Dvd Rom belum terinstalasi dengan benar

3. CD atau disket yang dipakai rusak

4. Sistem operasi tidak dapat bekerja optimal

5. PC terinfeksi virus

6. Cd Rom/Cdrw/Dvd Rom/ Floppy disk mengalami kerusakan

Cara mengatasi

1. Cek kembali dengan teliti komponen penyebab kerusakan seperti pada kolom (3) kemungkinan kerusakan.

2. Jalankan program anti virus (scan virus)

3. Bila sudah dipastikan foktor penyebabnya lakukan penggantian atau tindakan perbaikan pada bagian yang bermasalah.

11. Kinerja PC mengalami ganggguan (PC tidak bekerja sebagaimana biasanya)

Kemungkinan kerusakan

1. PC terinfeksi virus

2. System Operasi tidak berfungsi optimal

Cara mengatasi

1. Jalankan program anti virus (scan virus), Norton Utilities

2. Lakukan perbaikan setting/konfigurasi OS.

12. Printer tidak bisa mencetak data dengan baik.

Kemungkinan kerusakan

1. Kabel printer belum terpasang dengan benar

2. Driver printer belum diinstal atau disetting dengan benar

3. Kertas belum terpasang dengan baik atau kertas terlalu tebal

4. Ada benda yang tersangkut dalam printer.

5. Printah print tidak benar

6. OS tidak berfungsi dengan baik

7. PC terinfeksi virus

8. Kerusakan pada printar

Cara mengatasi

1. Teliti dengan baik satu-persatu faktor penyebab seperti pada kolom (2), dan bila ditemuklan masalahnya, lakukan perbaikan atau penggantian komponen kemudian coba lakukan print kembali.

13. Scanner tidak bisa scan

Kemungkinan kerusakan

1. Kabel scanner belum terpasang dengan benar

2. Driver scanner belum diinstal atau disetting dengan benar

3. Printah scan tidak benar

4. OS tidak berfungsi dengan baik

5. PC terinfeksi virus

6. Kerusakan pada scanner

Cara mengatasi

1. Teliti dengan baik satu-persatu faktor penyebab seperti pada kolom (2), dan bila ditemukan masalahnya lakukan perbaikan atau penggantian komponen kemudian coba lakukan scan kembali.

14. Keyboard, Mouse tidak berfungsi dengan baik

Kemungkinan kerusakan

1. Kabel Keyboard/Mouse belum terpasang dengan benar

2. Driver Keyboard/Mouse belum diinstal atau disetting dengan benar

3. OS tidak berfungsi dengan baik

4. PC terinfeksi virus

5. Kerusakan pada keyboard/mouse

Cara mengatasi

1. Teliti dengan baik satu-persatu faktor penyebab seperti pada kolom (2), dan bila ditemukan masalahnya, lakukan perbaikan atau penggantian komponen kemudian coba operasikan kembali.

2. Pada mouse perlu bersihkan secara berkala kotoran yang melekat dalam mouse.